oleh

Anggota DPRD Wajo Sambangi Masyarakat di Kecamatan Majauleng

FOKUSBERITA – Dalam rangka reses, anggota DPRD Wajo Sambangi Masyarakat di Kecamatan Majauleng untuk menyerap dan mendengarkan aspirasi masyarakat yang ada kecamatan Majauleng. Terkait kegiatan pembangunan dan pengadaan sarana dan prasarana untuk pelayanan sosial yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat menjadi prioritas utama

Dalam forum Reses oleh anggota DPRD dari partai Golkar ini, berlangsung di Gedung Pertemuan Masyarakat. Yang berada di jalan kemakmuran Kelurahan Paria, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi – Selatan, Jumat (22/2/2019).

Pertemuan ini dihadiri oleh aparatur pemerintah kecamatan Majauleng dan dari kelurahan Paria, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Drs. H. Andi Arifai. M.Si sebagai pembicara dalam forum ini membahas pentingnya menjaga dan merawat sarana dan prasarana yang telah ada serta menggunakannya sebaik dan semaksimal mungkin.

“Pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat menjadi prioritas, karena ini menyangkut kebutuhan hidup yang sangat mendasar,” ujar┬áDrs. H. Andi Arifai. M.Si yang menanggapi keluhan masyarakat Wajo di beberapa titik di kelurahan Paria.

Lanjut Andi Arifai, bahwa di sistem pengelolahan air yang dikelola oleh spam IKK Paria telah dilakukan pengeboran untuk pemenuhan sumber air baku. Sedang untuk pengalirannya ke tiap rumah tangga masih terkendala. Pompa air celup yang telah terpasang masih memerlukan tambahan daya listrik. Adapun management pengelolahan spam ini, kedepannya akan kita bikin lebih terstruktur.

Sementara itu, Lurah Paria, Baso Sirajuddin.S.Sos berharap agar jalan menuju waduk Teppo Panasae juga dianggarkan dana. Menurutnya, dengan terbukanya akses jalan sampai ke bibir waduk, maka akan memudahkan mobil pemadam kebakaran mengambil air

“Akses jalan sampai ke pinggir waduk yang hanya tersisa 50 meter sebaiknya dituntaskan. Agar memudahkan mobil pemadam kebakaran mengambil air,” jelas lurah Paria

Untuk mempercepat proses realisasi pembangunan, Baso Sirajuddin juga mengharapkan status SKPD bisa didapatkan oleh kelurahan yang dipimpinnya. Selain itu, belum adanya petunjuk teknis tentang Peraturan Pemerintah No.130 tentang dana kelurahan juga berpengaruh pada proses pembangunan di kelurahan.

Selain itu, Point lain yang juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah peningkatan kesejahteraan untuk kepala lingkungan dan para imam kelurahan.

“Sumber alokasi dana untuk membantu peningkatan kesejahteraan mereka belum jelas. Sumber pendanaan yang lain seperti mengharap bantuan dari perusahaan migas. Yang ada di daerah ini masih dalam status diupayakan,” tambah┬áH. Andi Arifai

Di akhir pertemuan, Drs. H. Andi Arifai. M.Si menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut senada dengan komitmen Bupati Kabupaten Wajo yang baru, yang ingin mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat, beberapa pengurusan dokumen akan dialihkan pelayanannya di kantor kecamatan setempat. Jadi untuk mengurus izin usaha, pengurusan akta kelahiran, perpanjangan KTP dan perubahan pada kartu keluarga. Tidak perlu lagi ke kantor dinas di ibu kota kabupaten,” pungkas Drs. H. Andi Arifai yang juga Caleg DPRD Kabupaten Wajo Dapil II Tanasitolo dan Majauleng. (FAR)

Loading...

Baca Juga