oleh

Cegah Peredaran Miras Oplosan, Polres Banyuwangi Gelar Razia

Banyuwangi – Sejumlah warga tewas menenggak miras oplosan, membuat Polres Banyuwangi menggelar razia. Razia mengantisipasi peredaran miras dari Bali atau sebaliknya ini dilakukan di Pelabuhan ASDP Ketapang. Ini mengantisipasi minuman keras dan narkoba yang dibawa penumpang.

Razia ini menitikberatkan miras dan narkoba. Tak hanya itu, senjata tajam dan bahan peledak juga menjadi prioritas. Satu per satu barang bawaan penumpang mobil pribadi maupun di dalam bus juga truck di periksa oleh puluhan aparat kepolisian yang bertugas.

“Ada tiga lokasi yang kita perketat pengamanan, yakni pelabuhan LCM, MBA Ponton dan pintu keluar ASDP. Ini sebenarnya rutin kita lakukan, tapi saat ini kita tingkatkan pengamanan peredaran arak dari Bali,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman kepada wartawan, usai memimpin razia, Senin (23/4/2018).

Dalam razia ini polisi berhasil mengamankan tiga botol arak Bali yang d bawa oleh salah satu penumpang travel dari Bali tujuan Banyuwangi.

“Kita amankan sekecil apapun miras dari Bali. Jangan sampai ada kasus kematian lagi,” tambahnya.

Tak hanya dilakukan di Pelabuhan ASDP Ketapang, seluruh polsek jajaran juga melakukan razia. “Kita perintahkan seluruh polsek jajaran juga melakukan razia di jalan dan tempat yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba,” tambahnya.

Polres Banyuwangi terus melakukan penertiban peredaran miras dan arak yang disinyalir membuat jatuhnya korban jiwa di Banyuwangi.

Pada periode 5-12 April, pihak kepolisian telah menangani 81 kasus miras dari razia yang dilakukan dengan barang bukti 22 jerigen besar dan 782 botol berbagai kemasan. Adapun periode 13-20 April, telah ditangani 84 kasus miras dengan barang bukti 84 jiriken besar dan 1.522 botol beragam kemasan.
(fat/fat)

Loading...

Baca Juga