oleh

Hasil Itjima Ulama Bukan Untuk Memecah Belah

Oleh: Mahendra Gunawan (Inisiator PAGASA)

Atas Hasil itjima ulama, banyak perbedaan Pendapat yang terus Terdengar,namun jangan sampai Menjadi Pemecah belah untuk Tetap bersatu mengganti Presiden di 2019 nanti.
REKOMENDASI itu USUL, Sementara yg di butuhkan SOLUSI… SOLUSI itu muncul krn USULAN, tp USULAN bukan untuk USILAN… Kalo bukan AHLI nya, utk Apa REALISTIS…??? MANUT tapi bukan Berarti TUNDUK…

MENOLAK bukan Berarti Menjadi TOLAK UKUR Kemana arahnya Melangkah… INTERUPSI berlebihan terdeteksi A HISTORISME… Apa yg di dambakan (SOLUSI) malah Berujung Dinasti (Kolusi)…

Ustadz Zaitun Rasmin sudah berkata bhw REKOMENDASI Bacawapres itu SARAN… Beliau paham Dinamika PARPOL & Tdk bisa “maksa” POLITIK PRAKTIS, krn apapun yg Terjadi ULAMA di Hormati… Menolak REKOM bukan Landasan/Tolak Ukur kita tdk HORMAT pada ULAMA…

Mendukung PRABOWO SUBIANTO saja itu sudah Mengikuti Itjima Ulama… Maka jika Ada yang tidak Setuju dg REKOM 2 CAWAPRES dari Itjima itu tidak Perlu Berpendapat bahwa mereka PENJILAT PARPOL atau Bahkan Menuduh PRABOWO tdk menghormati ULAMA.
Kita Pahami dan memahami bagaimana PARPOL mempertimbangkan. Bukan Berarti ULAMA tidak Paham Politik, hanya Saja yang jadi PERMASALAHAN utama adalah BANGSA Kita, bukan Tentang practical politics.

Namun yang terpenting, Rasa Persatuan harus tetap di gaungkan untuk songsong edisi baru 2019 dan kembalikan Bangsa ini menjadi Bangsa yang lurus yang tunaikan Pancasila sebagai Ideologi Bangsa.
Jayalah Negeriku.

Loading...

Baca Juga