oleh

Penggalangan Relawan #2019GantiPresiden Oleh Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia

Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti
Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI).

Tahun 2016 saya bersama kawan-kawan menggalang kekuatan untuk gulingkan Jokowi lewat sidang istimewa, akan tetapi tidak berhasil dan membuat teman-teman saya dipenjara dan dituduh makar. Tepatnya pada saat 212. Lalu pada 31 Maret 2017, lima kawan saya ditangkap juga oleh polisi dituduh makar. Yang dikenal dengan 313.

Pada September 2017 saya memimpin dan mengorganisir kekuatan Rakyat untuk mendesak DPR mengadakan sidang istimewa sekaligus cabut mandat Jokowi, tapi belum berhasil dan membuat isteri saya yang mendampingi perjuangan saya, dipenjara.

Saya terpaksa harus mundur dulu selangkah
untuk kembali maju beberapa langkah dengan agenda menyatu bersama gerakan #2019GantiPresiden. Cara ini saya tempuh melalui Pilpres. Siapa Calon Presidennya nanti akan diputuskan KPU pada Agustus 2018 ini. Tapi sebelum itu, saya dan teman-teman akan adakan “Musyawarah Kaum Pergerakan dan Ulama 212” untuk tentukan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang akan didukung Rakyat Banyak dan Umat Islam.

Saat ini saya sedang berkeliling Indonesia untuk bentuk relawan #2019GantiPresiden dan sekarang berada di Lahat. Dari Lahat seluruh Sumsel akan terjahit, Insya Allah.
Lalu Sumatera seperti Lampung, Bengkulu, Jambi, Riau sudah siap. Tinggal Sumut hingga Aceh.

Setelah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua kita konsolidasikan. Kalau Jawa, Alhamdulillah sudah tuntas.

Saat ini tim koordinator memang sudah ada di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten. Tinggal didatangi, deklarasi dan dirapihkan.

Pada saatnya akan kita adakan Silaturahmi dan Musyawarah Besar Relawan 2019 Ganti Presiden, Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia di Jakarta. Insya Allah bersamaan dengan agenda “Musyawarah Kaum Pergerakan dan Ulama 212.”

Loading...

Baca Juga