oleh

Kepala Sekolah SMA 1 Buru Namlea Diduga Selewengkan Dana Bos

FOKUSBERITA.ID – Forum Mahasiswa Adat (Format) Buru Jakarta menggelar aksi damai di depan gedung KPK di kawasan Kuningan Jakarta Selatan meminta KPK mengungkap dugaan penyelewengan dana bos yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA 1 Buru Namlea. Penyelewengan ini diduga sudah dilakukan dari tahun 2014 hingga 2019, dengan potensi kerugian negara lebih dari 1 miliar.

Menurut korlap aksi Mako Waimese, aksi ini dilakukan karena sejumlah pihak telah melaporkan dugaan tersebut ke wilayah setempat, namun tidak ada hasilnya.

“Surat yang dimasukan kepada pihak kepolisian untuk menyeret Kepala Sekolah SMA 1 Buru sudah sejak lama. Namun pihak dari kepolisian dan Kejari tidak terlihat dan memiliki kejelasan terkait kasus ini. Bahkan beberapa upaya untuk mendatangkan pihak UPTD pendidikan tingkat menengah atas ke sekolah sudah dilakukan. Namun hingga saat ini hasilnya tidak memuaskan,” kata Mako Waimese, Kamis (23/1/2020) siang.

Ia menambahkan, sebagian besar guru dan siswa yang berada di sekolah tersebut, juga pernah melakukan aksi. Namun hingga sekarang pun tidak ada hasilnya. Karena aksi tersebut mengganggu proses belajar mengajar, akhirnya aksi tersebut dihentikan.

“Sejumlah guru menyebutkan, bahwa Kepsek SMA 1 Buru telah menyalahgunakan anggaran dana bos sejak tahun 2014-2019. Sebesar 1.07.158.510 miliar. Hingga hari ini , termasuk pelaporan terkait penggunaan dana bos yang dinilai fiktif dan tidak transparan yang berlangsung sejak lama,” ujar Mako Waimese.

610X200 AHY

Lanjutnya, sesuai teknis penggunaan dana bos, sebesar 20 persen yang harus dibelanjakan untuk pembelanjaan buku belajar. Namun menurut info yang diterima, setiap tahun tidak ada yang dibelanjakan untuk membeli buku

“Namun hanya dibelanjakan sekitar 5 persen. Buat sekolah saja. Selain buku, salah satu bendahara keuangan dana bos, Saudara La Salamu Buton. Sesuai keteranggan, beliau tidak pernah masuk di sekolah selama 6 tahun. Namun beliau setiap bulan terima dana bos lewat nomor rekening beliau,” ucapnya.

Format Buru Jakarta meminta KPK segera mengaudit dugaan kerugian negara akibat korupsi dana BOS SMA 1 Buru Namlea. Mereka mendesak Gubernur Maluku segera mencopot Kepala Sekola SMA 1 Buru.

“Format Buru Jakarta meminta KPK mengungkap kasus dugaan korupsi alokasi dana pendidikan di Kabupaten Buru,” tutupnya. (JHN)

Loading...

Baca Juga