oleh

Tawuran Antar Pelajar, Satu Orang Tewas

700 Covid FB

FOKUSBERITA – Akibat tawuran antar pelajar satu orang tewas diduga ditusuk sebilah pisau.Tawuran yang terjadi pada hari Kamis tanggal 13 Desesember 2018 di Jalan Gunung Sahari Raya Jakarta Pusat telah menewaskan salah satu pelajar dari SMP 17 yakni, WR (15) yang bertempat tinggal di Pademangan Jakarta Utara.

Tawuran yang terjadi tersebut antara sekolahan SMP 17 Karang Anyar dengan Triwibawa Gunung Sahari. Belum diketahui jelas akar permasalahannya.

Saat diwawancarai oleh awak media, Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Sawah Besar Jakarta Pusat Kompol Mirzal. M yang didampingi oleh Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar Iptu Nasrandy. memaparkan kronologis kejadian, yang mana pada awalnya mereka pelajar SMP 17 Karang Anyar Jakarta Pusat sedang nongkrong dan seketika ada pelajar lain yakni SMP Triwibawa dan terjadilah tawuran tersebut, Jum’at, (14/12/2018).

Beliau, Kapolsek juga membenarkan bahwa ada seorang pelajar dari SMP 17 yang meninggal dunia dan salah seorang luka – luka dan masih dirawat di RS Koja Jakarta Utara.

“Benar telah terjadi tawuran dari sekolah SMP 17 dengan SMP Triwibawa, yang terjadi di Jalan Gunung Sahari Jakarta Pusat. Dan memang satu orang meninggal dunia dengan luka tusuk menembus ke dada. Dan satu orang masih dirawat dirumah sakit Koja Jakarta Utara,” paparnya.
700 Covid FB

Teringat selalu diadakannya sosialisasi dari Pihak Polsek Sawah Besar dengan Pihak – Pihak Sekolah. Juga beberapa kali Kapolsek Sawah Besar menyempatkan waktu untuk memimpin Upacara di setiap Sekolahan di wilayah sektor Sawah besar. Dengan selalu memberikan himbauan akan tindak pidana kriminal dan bahayanya narkoba.

Kapolsek juga menuturkan bahwa ada beberapa pelajar yang sudah dikembalikan kepada orang tuanya setelah diberikan himbauan. Namun masih ada 7  pelajar yang masih dalam pemeriksaan dikarenakan ada keterkaitan dalam aksi tawuran tersebut.

Begitu juga dengan pelaku yang sampai saat ini masih dalam pengejaran pihak Kepolisian Polsek Sawah Besar.

“Kita masih memeriksa 7 (tujuh) pelajar yang diduga terlibat dalam tawuran itu. Dan 13 pelajar lainnya sudah kami kembalikan kepada orang tuanya, untuk pelaku masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (NVD)

Loading...

Baca Juga