oleh

DTPHT Wajo Sosialisaikan Bantuan Pengadaan Sumur Bor di Paria

700 Covid FB

FOKUSBERITA – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHT) lakukan sosialisasi bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) kepada kelompok tani penerima bantuan di kecamatan Majauleng kabupaten Wajo. DAK ini diberikan kepada kelompok tani berupa pengadaan sumur bor.

Sosialisasi ini berlangsung di jalan Olah Raga no 7 kelurahan Paria kecamatan Majauleng kabupaten Wajo Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu sore (28/11/2018), ditengah hujan deras dan listrik padam. Dari DTPHT, pertemuan ini diwakili oleh Mustari dan Andi Lia Setiawati .Berlangsung

Kelompok tani penerima bantuan DAK ini beasal dari beberapa desa dan kelurahan di kecamatan Majauleng. Seperti desa Tua, kelurahan Limpomajang, kelurahan Paria, desa Rumpia. Rata-rata wilayah penerim bantuan  adalah daerah kering yang masyarakatnya bertani dengan sawah tadah hujan.

Pejabat Pelaksana Teknis DTPHT Andi Ira Setiawati berharap, kelompok tani penerima DAK ini dapat memanfaatkan dengan baik. Bantuan tersebut diambil dari dana pemerintah daerah. Yang artinya, diambil dari rakyat dan dipergunakan untuk kepentingan rakyat.

“Ini adalah dana APBD. Mudah-mudahan bermanfaat dan digunakan sebaik mungkin,” jelas pejabat DTPHT Wajo.
700 Covid FB

Selama ini, pertanian di beberapa daerah kecamatan Majauleng hanya mengandalkan sistem pengairan alami. Keberadaan anak sungai hanya sebatas mengalirkan air ke tempat yang lebih rendah di musim penghujan. Bila lama tidak turun hujan, sawah akan mengering dan terancam gagal panen.

Bantuan DAK dari DTPHT Wajo ini dibagi menjadi dua kategori. Untuk membendung air sungai ini guna kepentingan pertanian (cekdam), dialokasikan dana sebesar 25 juta per titik (item). Untuk kelompok tani yang memiliki lokasi pembuatan embung-embung, mendapat anggaran 80 juta untuk setiap satu titik (item).

Kedua penganggaran tersebut di atas akan dipotong sebesar 5 persen untuk fasilitator, pertemuan dan perjalanan dinas. Sedangkan pengerjaan sumur bor, mendapat alokasi dana bersih 13,7 juta.

Sementara itu, petugas DTPHT Wajo Musriadi dalam kesempatan itu mengharapkan kelompok tani yang mendapatkan bantuan untuk segera merealisasikan pengadaan sumur bor. Sehingga bantuan DAK tersebut dapat secepatnya dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. (FAR)

Loading...

Baca Juga